Creative Persentation: Metode Belajar Interaktif dan Lebih Menyenangkan

Memasuki era digital, media pembelajaran perlu diselaraskan dengan perkembangan teknologi yang lebih menarik untuk mahasiswa. Tik-tok dan drama yang kini sedang banyak digandrungi anak muda apabila digunakan serta dimediasi secara tepat dapat menjadi media pembelajaran yang menarik serta menyenangkan, karena dengan adanya media pembelajaran yang interaktif dapat membantu mahasiswa dalam memahami dan menerima proses pembelajaran menjadi lebih efektif yang disesuaikan dengan lingkungan, situasi, serta kondisi mahasiswa.

Hal itulah yang coba dilakukan dalam kuliah Pemodelan Dinamik Rekayasa Hayati yang diampu oleh Dr. Muhammad Yusuf Abduh di Program Studi Rekayasa Hayati. Mahasiswa diminta melakukan creative persentation dengan menyajikan materi perkuliahan dengan contoh aplikatif yang sering terjadi pada kehidupan sehari-hari melalaui media yang sedang banyak digandrungi oleh banyak anak muda masa kini sepeti bermain tik-tok (Gambar 1), sulap (Gambar 2), dan drama  (Gambar 3) supaya metode belajar yang biasaya disaampaikan secara satu arah dan membosankan berubah menjadi lebih menyenangkan.

Gambar 1. Mahasiswa Menyampaikan Materi Transformasi Laplace dengan Metode Bermain Tik Tok
Gambar 2. Mahasiswa Menyampaikan Materi Transfer Function dengan Metode Sulap
Gambar 3. Mahasiswa Menyampaikan Materi dalam Bentuk Pentas Drama

Menurut Alfanny Putri, salah satu mahasiswa yang mengikuti kelas tersebut, pada awalnya setiap mahasiswa hanya diminta melakukan review materi yang sudah diajarkan, namun proses penyampaian harus dilakukan dalam cara yang kreatif, sehingga mahasiswa dibebaskan untuk membuat konsep cara penyampaian materi dengan metode yang dekat dengan apa yang disenangi anak muda masa kini dengan harapan materi yang disampaikan lebih berkesan dan mudah diingat. Menurutnya dengan adanya metode creative persentation dapat memudahkan mahasiswa untuk lebih memahami materi pembelajaran, dan konsep menjadi lebih mudah diingat, apa yang kita pelajari menjadi lebih membekas karena dibawa pada suatu hal yang menyenangkan. Meskipun materi pemodelan cukup sulit karena banyak melibatkan perhitungan, grafik, dan persamaan, tetapi saat sudah dapat menyesuaikan dengan sesuatu yang dekat dengan kehidupan sehari-hari akan menjadi lebih mudah.

Alfanny pun berharap metode pembelajaran dengan creative persentation akan sering dilakukan, dengan metode tersebut, kelas yang biasanya dibawakan secara tegang dan memusingkan, berubah menjadi pertemuan materi kelas yang ditunggu-tunggu, karena kapan lagi belajar mata kuliah dengan materi yang sulit dibawakan dengan cara yang menyenangkan.

Berita Terkait

EnglishIndonesia