Tingkatkan Atmosfer Akademik di Masa Pandemi, Prodi Rekayasa Hayati Menyelenggarakan Santai Sore

Dalam rangka meningkatkan atmosfer akademik selama masa pandemi, serta upaya untuk meningkatkan interaksi antara mahasiswa dan dosen di luar kegiatan perkuliahan, pada Kamis, 4 Februari 2021 Program Studi Rekayasa Hayati mengadakan kegiatan santai sore bersama seluruh mahasiswa. Selain memberikan informasi mengenai kebijakan terbaru kegiatan perkuliahan. Di awal semester ini, kegiatan tersebut diawali dengan pertemuan bersama Kaprodi Rekayasa Hayati (Dr. Muhammad Yusuf Abduh). Pada kegiatan ini, disampaikan informasi kebijakan terbaru terkait proses perkuliahan, akses masuk kampus untuk mahasiswa tugas akhir S1, hasil survei evaluasi perkuliahan mahasiswa, kemajuan pembentukan badan kejuruan Rekayasa Hayati, serta program baru yang berlaku di ITB, salah satunya adalah Program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM).

Selain pemberian informasi, mahasiswa juga diberikan kesempatan untuk menyampaikan aspirasinya secara lansung terkait kendala proses perkuliahan yang mereka hadapi selama semester 1 tahun ajaran 2020/2021. Dari seluruh topik yang dibahas, rupanya banyak sekali mahasiswa yang tertarik pada program baru yang digagas oleh Menteri Pendidikan (Nadiem Makarim), yaitu Program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM), sehingga terjalin komunikasi dua arah yang membahas terkait bagimana tata cara pengambilan SKS, proses credit earning, syarat yang perlu dipenuhi untuk mengikuti program MBKM, serta program MBKM yang dibuka di Prodi Rekayasa Hayati.

Dengan adanya kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan wawasan dan komunikasi antara dosen dan mahasiswa. Menurut Angelica Wiliana, meskipun kegiatan ini dilaksanakan secara singkat, informasi yang diberikan adalah informasi yang sangat ditunggu-tunggu oleh para mahasiswa, sehingga dapat menjawab rasa keingintahuan mahasiswa terutama yang terkait dengan program MBKM, dan berharap pada kegiatan selanjutnya akan ada sesi sharing dari sisi mahasiswa sehingga tidak hanya pemaparan di bidang akademik saja. Walaupun topik yang dibawakan masih terbilang berat karena membahas isu akademik, namun menurut Annisa Husna, dengan adanya kegiatan santai sore ini menjadi kesempatan untuk berkumpulnya seluruh mahasiswa dari lintas angkatan bersama kaprodi dan menjadi wadah untuk tanya jawab dengan kaprodi langsung mengenai isu kebjakan terbaru yang dirasa masih simpang siur, serta berharap akan ada lagi kegiatan yang sejenisnya bersama dengan dosen yang lainnya juga.

Berita Terkait

EnglishIndonesia