Tingkatkan Wawasan Bioindustri, Program Studi Rekayasa Hayati Kunjungi PSA Palimanan, Cirebon

Penulis : Fakhira Rifanti M. (Asisten Akademik)

Foto Bersama Kunjungan Industri MK Kapita Selekta Bioindustri – PSA Palimanan, Cirebon 261118

Program Studi Rekayasa Hayati terus berupaya dalam meningkatkan proses pembelajaran mahasiswa. Salah satunya, pada tanggal 26 November 2018, program studi melalui mata kuliah Kapita Selekta Bioindustri (BE4106) berkesempatan mengunjungi pabrik spiritus dan arak di Cirebon yaitu PSA Palimanan yang merupakan anak perusahaan dari PT. PG Rajawali II. Kunjungan yang membawa rombongan mahasiswa sebanyak 19 orang ini didampingi oleh Dr. M. Yusuf Abduh selaku dosen pengampu mata kuliah yang juga merupakan Ketua Program Studi Rekayasa Hayati. Kunjungan industri kali ini bertujuan untuk meningkatkan wawasan mahasiswa mengenai bioindustri terutama dalam memberikan gambaran nyata mengenai pentingnya peran agen hayati dalam membantu proses produksi di bioindustri.

Acara kunjungan industri terbagi menjadi dua sesi yaitu pertama, penjelasan umum tetang PSA Palimanan dan upaya pengolahan limbah vinnse dan kedua, tur pabrik. Pada awal kunjungan, kedatangan rombongan mahasiswa rekayasa hayati disambut baik oleh Ketua Direksi PT PG Rajawali II yaitu Bapak Adam. Ketua PSA Palimanan yaitu Bapak Bayu Nuswantoro, Kabag TUK dan SDM yaitu Pak Herry Riswandi, Staf SDM PSA Palimanan yaitu Bapak Adde Kamal serta staf lainnya juga turut menyambut kedatangan rombongan. Pada sesi presentasi, Bapak Bayu menceritakan secara singkat tentang deskripsi perusahaan dari mulai sejarah perusahaan yang ternyata telah didirikan dari tahun 1883, sumberdaya perusahaan, sistem produksi dan produk-produk yang dihasilkan.

Lebih dalam, Bapak Imam Mudin selaku Staf instalasi menjelaskan mengenai sistem produksi alkohol yang ternyata terdiri dari beberapa tahap yang kompleks dan memiliki standar-standar yang harus dipenuhi. Dijelaskan pula bahwa bahan dasar pembuatan alkohol ini berasal dari cairan gula tebu dari kebun tebu yang dikelola oleh PT. PG Rajawali II yang kemudian difermentasikan dan didistilasi untuk menghasilkan alkohol. Dari penjelasan tersebut mahasiswa rekayasa hayati juga mengetahui tentang pentingnya peran bakteri Saccaromyces sebagai agen hayati untuk fermentasi alkohol. Di akhir sesi, mahasiswa rekayasa hayati antusias untuk bertanya terlihat dari pertanyaan yang beragam dari mulai kendala yang dialami pabrik dan penanganannya, pengolahan limbah di pabrik dan tahap-tahap distilasi.

Sesi Sambutan, Presentasi dan Tanya Jawab pada Kegiatan Kunjungan Industri ke PSA Palimanan, Cirebon

 

Sesi presentasi kemudian dilanjutkan oleh Bapak Sigit Agus Himawan yang menjelaskan mengenai pengolahan limbah vinnase, produk samping proses produksi alkohol yang berpotensi menjadi pupuk hayati untuk tanaman padi. Bapak Sigit menjelaskan terlebih dahulu mengenai pentingnya peran pupuk hayati dalam meningkatkan penyerapan nutrien tanaman yang tentu dapat membantu menyuburkan tanah. Kemudian, vinnase ternyata memiliki kandungan nutrien yang tinggi yang dibutuhkan tanaman sehingga dapat diaplikasikan ke tanaman padi. Beliau juga menjelaskan mengenai tahap-tahap percobaanya dari mulai skala lab hingga saat pupuk diaplikasikan ke sawah. Penjelasan mengenai pengolahan limbah ini sangat penting bagi mahasiswa rekayasa hayati dimana, di tugas akhir nanti, mahasiswa dituntut untuk merancang sistem produksi berbasis hayati yang ramah lingkungan dan zero waste. Setelah mendapatkan cukup banyak pengetahuan, mahasiswa rekayasa hayati berkesempatan melihat ke pabrik alkohol yang dipandu oleh Staf Pabrik. Tempat-tempat yang dikunjungi diantaranya Stasiun Fermentasi, Stasiun Distilasi, Laboratorium Percobaan dan Pengumpulan Limbah. Dari tur pabrik ini mahasiswa dapat mengetahui proses produksi secara lebih dalam.

Sesi Presentasi dari Bapak Agus Sigit Himawan (kiri) dan Sesi Tur Pabrik (kanan)

 

Pihak PSA Palimanan menyampaikan rasa gembira atas kedatangan mahasiswa rekayasa hayati yang antusias untuk belajar mengenai sistem produksi di PSA Palimanan. PSA Palimanan juga harapannya akan terciptanya kerjasama antara PSA Palimanan dengan Sekolah Ilmu dan Teknologi Hayati (SITH) ITB dalam lingkup kerja praktek maupun penelitian tugas akhir mahasiswa. Dr. M. Yusuf Abduh juga  menyampaikan rasa terima kasih atas sambutan yang baik dan kesediaan PSA Palimanan memberikan kesempatan belajar yang luar biasa untuk mahasiswa. Kunjungan industri ini diakhiri oleh penyeraan cenderamata dan foto bersama.

Sesi Penyerahan Cenderamata

Berita Terkait

IndonesiaEnglish